Sekolah Minta Tes Usap Guru dan Karyawan Ditunda

0
181

SHIMANEWS.id, Jepara – Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mulai pekan ini merencanakan tes usap bagi seluruh guru dan karyawan sekolah. Namun, sekolah meminta pelaksanaan tes usap ditunda karena sedang melaksanakan ujian akhir semester (UAS) yang juga dimanfaatkan untuk simulasi pembelajaran tatap muka (PTM).
 
Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Jepara, Muh Ali, mengatakan penundaan tes usap atas permintaan sekolah. Sesuai rencana, tes usap dilakukan bertahap di tiap-tiap Puskesmas.
 
“Memang kami tidak mampu swab secara masal bersamaan, jadi dijadwal. Nalumsari mestinya hari ini tapi diundur karena ada ujian semester. Jadi sekolah yang minta diundur,” ujar Muh Ali ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 2 Desember 2020.

Tes usap dilakuakan secara bertahap lantaran kemampuan Polymerase Chain Reaction (PCR) membaca sampel tes usap terbatas. Dalam sehari, PCR RSUD Kartini hanya mampu membaca maksimal 188 sampel.
 
“Kalau tesnya bareng nanti menumpuk. Kemarin sampel yang kami kirim 600 lebih. Kami khawatir kalau terlalu lama numpuk kualitas sampel menurun,” kata Muh Ali.
 
Mulai Senin, 30 November 2020, hingga sembilan hari ke depan SMP di Jepara melaksanakan simulasi PTM. Berjalan dua hari, pelaksanaan PTM di dua sekolah terpaksa dihentikan karena ada penyebaran covid di dua sekolah tersebut.
 
“Kalau dalam pelaksanaan simulasi kok ada sekolah yang bermasalah, ya simulasi dihentikan selama 14 hari seperti di SMP swasta kemarin itu dan SMP negeri Kembang,” kata Muh Ali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here