105 Relawan Tracing Diterjunkan di Jepara

0
182

SHIMANEWS.id, Jepara – Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara kembali merekrut relawan tracing. Kali ini dibutuhkan 78 relawan. Sebelumnya, sebanyak 27 relawan tracing telah ditugaskan sejak November 2020.

“Kuota dari pusat, Jepara maksimal 105 relawan. Perioe pertama ada 27 orang yang sudah terjun di lapangan,” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Muh Ali, Senin, 11 Januari 2021.

Relawan tracing yang sudah terjun pada gelombang pertama berdasarkan dari usulan Puskesmas. Pada gelombang ke dua ini, relawan tracing yang diterjunkan berdasarkan usulan dari pemerintah desa.

“Jadi nanti di terjunkan ke desa-desa yang ada kasusnya dan belum terisi (relawan tracing),” kata Muh Ali.

Sebelum diterjunkan relawan tracing dites usap. Juga dibekali dengan pelatihan. Kebutuhan alat pelindug diri (APD) dipenuhi Puskesmas.

“Seperti baju hazmat, kalau sudah sering digunakan dan kalau memang harus ganti ya, diganti,” ungkap Muh Ali.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, M Fakhrudin, mengatakan relawan tracing akan bertugas hingga akhir 31 Maret. Namun, bila pandemi covid-19 belum berakhir, bisa diperpanjang. Gaji yang diterima sebesar Rp150 ribu per hari kerja.

“Gajinya dari pusat dan kelihatannya angka itu cukup. Tiap-tiap relawan gajinya mungkin bisa berbeda, bergantung jumlah tracing yang dilakukan,” kata Fakhrudin.

Dilihat dari laporan, tiap hari relawan melakukan tracing. Namun, jumlah tracing yang dilakukan tiap relawan berbeda-beda.

“Sehari ada yang dua, tiga, sampai lima. Bergantung jumlah kasusnya. Kalau saya lihat dari laporan, setiap hari tracing,” kata Fakhrudin. (Rhs/SN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here