PPKM Diterapkan di Jepara, Operasi Prokes Ditingkatkan

0
216

SHIMANEWS.id, Jepara – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akhirnya diterapkan di Jepara. PPKM diterapkan mulai hari ini hingga dua minggu ke depan.

Bupati Jepara, Dian Kristiandi, mengatakan dengan adanya PPKM tidak berarti semua kegiatan masyarakat dihentikan. Warga masih tetap bisa beraktivitas, namun dibatasi.

“Kalau yang berjualan dihentikan nanti malah timbul masalah sosial, jadi tetap boleh berjualan,” ujar Dian usai divaksin covid-19 di RSUD Kartini, Senin, 25 Januari 2021.

Pelaksanaan PPKM tidak jauh berbeda dengan penerapan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 52 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Itu seperti pembatasan jam operasi pedagang dan pembatasan peserta kegiatan dalam ruangan.

“Kalau di Perbup PKM, pedagang (diizinkan berjualan) sampai jam 10.00 malam, sekarang jadi sampai jam 08.00 malam. Terus lainnya, kapasitas peserta kegiatan dalam ruangan, semula 50 persen, ini menjadi 30 persen,” kata Dian.

Kepala Satpol PP Kabupaten Jepara, Abdul Syukur, mengatakan intensitas operasi gabungan bertambah. Operasi yustisi tidak hanya dilakukan di tingkat kabupaten, namun juga di tingkat kecamatan.

“Masing-masing Gugus Tugas Kecamatan juga melaksanakan operasi gabungan,” kata Syukur.

Satpol PP akan meningkatkan intensitas personil dan operasi gabungan pada masa PPKM. Operasi yustisi tidak hanya menyasar pasar tradisional dan tempat keramaian. Tapi juga kantor pelayanan umum milik badan usaha milik negara. (Rhs/SN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here