Pendamping Desa di Jepara Kurang

0
177

SHIMANEWS.id, Jepara – Jumlah pendamping desa di Kabupara saat ini kurang. Namun tahun ini  Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menghentikan rekrutmen pendamping desa.

Koordinator Pendamping Desa Kabupaten Jepara, Saiful Huda, mengatakan saat ini di Jepara kekurangan 99 pendamping desa. Rinciannya sebanyak 43 orang pendamping desa (PD), 50 orang tenaga Pendamping Lokal Desa (PLD), dan enam orang Tenaga Ahli (TA).

“Pembagian (pendamping desa, red) memang kurang. Kekurangan ini merata hampir di setiap kecamatan,” kata Saiful, Rabu, 27 Januari 2021.

Saiful merinci, di Kecamatan Kedung masih butuh 3 PD dan 5 PLD, di Kecamatan Pecangaan butuh 3 PD dan 3 PLD, Kecamatan Welahan butuh 3 PD dan 4 PLD, Kecamatan Mayong butuh 3 PD dan 5 PLD, Kecamatan Jepara butuh 2 PD dan 2 PLD, dan Kecamatan Mlonggo butuh 2 PD dan 2 PLD.

Sedangkan, di Kecamatan Karimunjawa masih butuh 2 PD dan 2 PLD, Kecamatan Bangsri butuh 3 PD dan 3 PLD, Kecamatan Kembang kekurangan 3 PD dan 3 PLD, Kecamatan Keling butuh 3 PD dan 3 PLD, Kecamatan Tahuna kekurangan 3 PD dan 4 PLD, Kecamatan Pakisaji butuh 2 PD dan 2 PLD, Kecamatan Batealit kekurangan 3 PD 3 PLD, Kecamatan Kalinyamatan butuh 3 PD dan 3 PLD, Kecamatan Nalumsari butuh 3 PD dan 4 PLD, serta Kecamatan Donorojo masih membutuhan 2 PD dan 2 PLD.

Saat ini jumlah pendamping di Jepara ada 85 orang. Rinciannya, lima orang TA pendampin kabupaten, 35 orang pendamping desa, dan 45 orang PLD.

Meskipun demikian, Saiful tidak bisa berbuat banyak. Lantaran pemerintah pusat telah membuat kebijakan moratorium perekrutan tenaga pendamping desa. Padahal,. Yang terbaru,.

“Karena rekrutmennya langsung dari pusat, kami tidak bisa berbuat banyak. Sedangkan tugas semakin bertambah, sekarang pendamping desa harus melakukan pemutakhiran data Sistem Informasi Desa (SID) milik Kemendes PDTT,” kata Saiful. (Rhs/SN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here