Pedagang Non Kebutuhan Pangan Dilarang Berjualan pada Sabtu dan Minggu

0
326

SHIMANEWS.id, Jepara –  Pedagang non kebutuhan pangan di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, dilarang berjualan pada Sabtu dan Minggu akhir pekan ini, 6 dan 7 Februari 2021. Itu sesuai dengan intruksi gubernur Jawa Tengah, berkait program dua hari di rumah.

Bupati Jepara, Dian Kristiandi, mengatakan mulai besok gerakan dua hari di rumah mulai disosialisasikan secara serentak kepada seluruh lapisan masyarakat. Itu untuk menekan angka penyebaran dan penularan virus korona covid-19.

“Pasar memang tidak mungkin ditutup karena ada yang jualan beras, telur, ikan, dan kebutuhan pangan lainnya. Pengelola pasar sudah kami beri tanggungjawab untuk menyampaikan itu kepada pedagang. Kepada masyarakat kami minta benar-benar mengikuti ini,” ujar Dian ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 3 Februari 2021.

Pengamanan di pasar-pasar akan ditingkatkan. Itu untuk memastikan bahwa warga yang datang ke pasar, memang benar-benar berbelanja kebutuhan pangan. Serta, pedagang yang berjualan hanya pedagang kebutuhan pangan.

“Akan kami berikan sanksi sesuai dengan Perda Provinsi, bagi mereka yang melakukan pelanggaran sudah ada sanksinya,” kata Dian.

Seperti diketahui, Gubernur Jawa Tengah, telah mengeluarkan edaran gerakan dua hari di rumah.

Salah satu isinya, berkait dengan penutupan kegiatan car free day,penutupan jalan, penutupan took/ mall, penutupan pasar, penutupan tempat wisata dan rekreasi. Juga pembatasan hajatan dan pernikahan. (Rhs/SN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here