PPKM Mikro Besok Mulai Diterapkan di Jepara

0
254

SHIMANEWS.id, Jepara – Pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro, mulai Selasa, 9 hingga 22 Februari 2021, diterapkan di Jepara. PPKM mikro akan fokus dalam pengawasan di tingkat Rukun Warga (RW).

Sekda Jepara, Edy Sujatmiko, mengatakan PPKM mikro ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 3 Tahun 2021. Kemudian ditindaklanjuti Surat Edaran (SE) Bupati Jepara.

“SE ini akan mulai berlaku besok pagi di seluruh wilayah di Kabupaten Jepara, hingga tanggal 22 Februari 2021,” kata Edy.

Dalam aturan PPKM Mikro terdapat penegasan mengenai posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan. Nantinya, seluruh kelurahan/desa dalam suatu kabupaten/kota yang memberlakukan PPKM Mikro wajib menerapkan pembatasan yang ditetapkan pemerintah guna menekan angka kasus Covid-19 yang masih tinggi.

“Saat ini kita sudah ada data untuk zonasi merah, kuning ataupun hijau. Akan kita efeftifkan penangananya,” kata dia.

Dismapaikan Edy, PKM MIkro ini, lebih fokus pada pengawasan di tingkat Rukun Warga (RW). Setiap RW akan dipetakan zonasinya mulai zonasi merah, kuning ataupun hijau.

JIka lebih dari 10 orang yang terkonfirmasi Covid-19, maka wilayah tersebut masuk zona merah. Namun jika ada 3 hingga 9 orang yang terkonformasi Covid maka masuk zona kuning. Sedangkan untuk zona hijau, jika warga yang terkonfirmasi Covid dibawah 2 orang.

Jika ada warga yang posifif, maka akan diawasi. Polres akan mengeluarkan UKL (Unit Kecil Lengkap). Tingkat RW dan tokoh masyarakat akan awasi. Begitu juga utuk tingkat desa dan kecamatan.

Jika diketahui ada Orang tanpa gejala (OTG) bisa langsung melakukan isolasi mandiri. Jika dilihat keluarganya tempat tinggal tidak layak, bisa ditarik untuk isolasi di tingkat desa maupun kabupaten yang dikelola oleh Dinas Kesehatan. (Rhs/SN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here