Peringatan HPN di Jepara Digelar Sederhana

0
151

SHIMANEWS.id, Jepara – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2021 di Kabupaten Jepara berlangsung sederhana. Hal itu dilakukan karena masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Kegiatan peringatan HPN dimulai dengan pertemuan virtual dengan panitia peringatan HPN nasional di Jakarta. Peringatan virtual itu juga diikuti Presiden Indonesia Joko Widodo. Lalu dilanjutkan doa dan pemotongan tumpeng.

Peringatan HPN di Jepara dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Yaitu, Kapolres Jepara AKBP Aris Tri Yunarko, Dandim 0719/Jepara Letkol Arh Letkol Arh Tri Yudhi Herlambang, mewakili Kejaksaan Negeri Jepara, Pengadian Negeri, dan Pengadilan Agama.

Ketua PWI Jepara, Budi Santoso, mengatakan peringatan HPN tahun 2021 terasa cukup berat. Itu karena berada di tengah pandemi covid-19. Banyak media yang terpaksa harus tutup. Begitu juga dengan para wartawannya. Untuk itulah, momentum ini digunakan untuk menata diri segenap insan pers. Serta mempelajari strategi yang harus dilakukan selanjutnya.

“Namun saya tetap optimis, pers akan tetap hidup di tengah masyarakat. Karena bagaimanapun juga pers sebagai salah satu pilar penting dalam berkehidupan masyarakar,” kata Budi, Selasa, 9 Februari 2021.

Mewakili Bupati Jepara, Kepala Diskominfo Jepara, Arif Darmawan, mengatakan tetap optimis dengan banjirnya informasi sekarang ini, masyarakat merindukan sosok pers yang kredibel. Keberadaan media dinilainya, penting dalam dunia demokrasi.

“Dengan maraknya media sosail memang membawa konsekuensi yang sangat berat. Tidak hanya media tapi unit-unit usaha lainnya. Tapi kami tetap optimis, dengan kemajuan media sosial akan megokohkan media yang kredibel, karena ada proses filter dan cek ricek yang itu tidak asa di media sosial,” kata Arif.

Apalagi saat pandemi peran media semakin penting. Sebagai sarana untuk penjernih. Sehingga masyarakat punya rujukan media-media yang terverifikasi atau kebenaran berita dari media tersebut dapat dipertanggungjawabkan.

“Di masa pandemi ini, media benar-benar menjadi penjernih,” tandas Arif. (Rhs/SN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here