Disabilitas Harus Diprioritaskan dalam Vaksinasi Covid-19

0
191

Lestari Moerdijat saat membuka diskusi daring tentang vaksinasi covid-19

SHIMANEWS.id, Jepara –  Penyandang disabilitas harus dirangkul dalam program vaksinasi covid-19 nasional. Sosialisasi dan distribusi informasi vaksinasi harus menyentuh sahabat difabel.

“Saat ini kita sedang melaksanakan program vaksinasi nasional. Memang belum semua masyarakat siap divaksin tetapi sosialisasi dan distribusi informasi terkait vaksin harus dilaksanakan termasuk terhadap para sahabat difabel,” ujar Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, saat membuka diskusi daring bertema Covid-19 dan Vaksin, Rabu, 24 Februari 2021.

Saat ini sudah disiapkan program tanggap vaksin covid-19 inklusif untuk penyandang disabilitas. Langkah tersebut, menurut Lestari Moerdijat, adalah keharusan. Itu mengingat difabel terkendala akses informasi.

“Sahabat difabel terpaksa kontak fisik karena sangat tergantung pada pendamping, kemudian akses layanan yang sulit dijangkau,” kata Lestari Mordijat dalam keterangan tertulis yang diterima Shimanews.id.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap amanat undang-undang itu bisa dilaksanakan dalam bentuk kebijakan yang mendukung para penyandang disabilitas di masa pandemi ini. Untuk itu, tegasnya, suara dari para penyandang disabilitas sangat perlu untuk didengar.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan di masa pandemi covid-19 ini semua lapisan msyarakat memang terdampak. Di sisi lain, ujarnya, terdapat keterbatasan pasokan vaksin covid-19 untuk diaplikasikan segera.

“Untuk menangani dampak pandemi ini, pemerintah membuat skema-skema penanganan vaksinasi lewat skala prioritas bagi kelompok-kelompok masyarakat tertentu dan masyarakat rentan, termasuk penyandang disabilitas,” kata Wiku.

Pengaturan jadwal vaksinasi untuk kelompok masyarakat rentan, ungkap Wiku, mulai diberlakukan pada April 2021.

“Pandemi akan berakhir bila perilaku masyarakat berubah ke arah disiplin menjalankan 3 M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun) dalam kesehariannya,” tegas Wiku. (Rhs/SN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here