Pasar Gelap Vaksin Covid-19 Harus Diantisipasi

0
166

SHIMANEWS.id, Jepara – Kedatangan vaksin dengan merek yang berbeda dan maraknya pasar gelap vaksin Covid-19 harus diantsipasi. Sistem kewaspadaan baku harus dijalankan untuk memperlancar proses vaksinasi Covid-19 secara nasional. Itu disampaikan Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 9 Maret 2021.

“Saya berharap ada sejumlah langkah yang bisa memastikan masyarakat mendapatkan vaksin yang aman dan tepat, di tengah maraknya pemberitaan pasar gelap vaksin Covid-19 di dunia,” ujar Lestari yang biasa disapa Rerie.

Beredarnya informasi vaksin di pasar gelap harus diantisipasi dengan langkah kewaspadaan. Itu dengan memastikan bahwa vaksin yang masuk ke Indonesia benar-benar bersumber dari produsen resmi. Serta sudah melalui tahapan baku yang telah ditetapkan.

“Apalagi pola pasokan vaksin Covid-19 di Indonesia disepakati bisa dilakukan oleh pemerintah dengan vaksin gratisnya dan pihak swasta dengan program vaksin gotong royong,” kata Rerie.

Rerie berharap, pengadaan vaksin gotong royong yang dilakukan pihak swasta benar-benar mewaspadai maraknya vaksin Covid-19 di pasar gelap. Jangan sampai vaksin dari pasar gelap masuk ke wilayah Indonesia.

“Karena bila aspek keamanan vaksin tidak terjamin, upaya vaksinasi yang dilakukan akan berisiko tinggi terhadap masyarakat,” kata Rerie.

Selain itu, menurut Rerie, pasokan vaksin dengan merek yang berbeda, juga harus diikuti penjelasan yang transparan terkait vaksin Covid-19 tersebut. Itu supaya agar masyarakat tidak ragu untuk menjalani program vaksinasi nasional. (Rhs/SN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here