Wartawan di Jepara Telah Divaksin Covid-19 Dua Kali

0
152

SHIMANEWS.id, Jepara – Sebanyak 15 wartawan yang bertugas di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, telah disuntik vaksin covid-19 sebanyak dua kali. Dosis pertama diberikan pada 25 Februari. Dosis kedua baru diberikan hari ini, Senin, 15 Maret 2021.

Ketua Persatuwan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jepara, Budi Santoso, mengatakan pemberian dosis kedua ada keterlambatan dari jadwal semula. Dosis kedua semestinya disuntikan 11 Maret 2021. Namun, baru bisa dilaksanakan hari ini.

“Itu teknis saja, yang terpenting sudah divaksin dua kali. Dan dari vaksinasi yang pertama tidak ada KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi) pada rekan-rekan wartawan, semua baik-baik saja,” ujar Budi usai disuntik vaksin covid-19 kedua di RSUD Kartini Jepara, Senin, 15 Maret 2021.

Sebagai bentuk perlindungan, Budi melanjutkan, wartawan memang perlu divaksin covid-19. Sebab mobilitas tiap hari sangat tinggi dan bertemu dengan banyak pihak.

“Mudah-mudahan setelah divaksin sebanyak dua kali ini, rekan-rekan semua terlindungi. Tentunya kami akan tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam menjalankan tugas,” kata Budi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Mundrikatun, saat momentum peringatan hari pers nasional 9 Februari, Presiden Joko Widodo menyatakan mengalokasikan dosis vaksin covid-19 untuk wartawan. Kemudian ditindaklanjuti melakukan pendataan wartawan yang bertugas di Jepara.

“Dosis pertama sudah diberikan minggu terakhir Februari lalu dan dosis kedua hari ini,” kata Mundrikatun.

Secara umum pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Jepara berjalan lancer. Pada gelombang pertama, sebanyak 4178 tenaga kesehatan (nakes) sudah disuntik vaksin covid-19. Pada vaksinasi gelombang kedua kali ini, hingga kemarin, Minggu, 14 Maret 2021, sudah 2.896 pelayan public disuntik vaksin covid19.

“Kemudian vaksinasi lansia, sasaran kami 85.025 jiwa. Namun sampai kemarin baru 2.337 orang yang sudah divaksin,” kata Mundrikatun. (Rhs/SN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here