Optimalkan Beras Lokal, Bupati Jepara Tolak Impor Beras

0
113

SHIMANEWS.id, Jepara – Bupati Jepara, Dian Kristiandi, menyatakan menolak impor beras. Sebab beras hasil petani lokal masih mencukupi kebutuhan pangan. Menurutnya, beras hasil petani lokal harus dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.


“Saya kira nggak sepakat (impor beras). Apapun kita tetap mengutamakan produk sendiri,” ujar Dian, Kamis, 25 Maret 2021.

Selain di Bumi Kartini, sejumlah daerah penyangga kebutuhan beras masih memiliki stok beras. Dian pun meminta pemerintah juga bisa mengendalikan harga beras. Juga pengendalian pada proses produksi di tingkat petani.


“Stok beras masih aman. Terutama di daerah-daerah penyangga masih sangat aman,” kata Dian.

Senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Jepara, Pratikno. Ketua DPD Jepara Partai NasDem itu menilai impor beras akan membuat harga beras dari petani anjlok.

“Yang terpenting menjaga harga beras petani, jangan sampai gara-gara impor beras petani di Jepara jadi turun,” kata Pratikno.

Pratikno menilai, bila harga beras petani anjlok lantaran dipicu kehadiran beras impor, maka beban petani semakin berat. Sebab banjir di Bumi Kartini pada awal tahun mengakibatkan 14 ribu hektar area sawah rusak. Ratusan hektar sawah petani puso.

“Agar hasil panen petani dapat menutup kekurangan pada musim tanam satu, pada musim tanam kedua ini akan kami upayakan bantuan untuk petani agar hasil panen pada musim tanam tahun ini tetap baik,” kata Pratikno.

BACA JUGA: Surplus dan Rencana Impor Beras, Jangan Memengaruhi Harga Beras Petani


Diberitakan sebelumnya, berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Jepara, pada tahun 2019, produksi beras di Bumi Kartini mencapai 149,438 ton. Dengan tingkat kebutuhan beras mencapai 115, 556 ton. Atau surplus produksi sebanyak 33,883 ton beras.
Sedangkan pada tahun 2020 lalu, Kabupaten Jepara mampu memproduksi beras sebanyak 163,221 ton. Dengan kebutuhan konsumsi masyarakat 118,835 ton. Ini mengakibatkan kondisi surplus sebanyak 44,384 ton beras. (Rhs/SN)

Tinggalkan Balasan