PMI dari Jepara Meninggal di Malaysia

0
140

Kabid Nakertrans pada Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi, R. Eko Sulistiyono, menunjukan dokumen kronologi meninggalnya PMI. (Foto: Shimanews.id)

SHIMANEWS.id, Jepara – Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) dari Jepara meninggal di Malaysia. Juwarsih, warga RT 01 RW 10 Desa Cepogo Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara , meninggal dalam usaha dipulangkan ke Indonesia.

Kabid Nakertrans pada Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi, R. Eko Sulistiyono, mengatakan Juwarsih merupakan PMI ilegal. Juwarsih meninggal 19 Maret 2021 di Malaysia.

“Dalam kondisi sakit sudah mau dipulangkan. Tiket sudah punya, rencana berangkat tanggal 18 Maret diundur jadi tanggal 21, tanggal 19 meninggal,” kata Eko, Selasa, 6 April 2021.

Juwarsih lantas dimakamkan di Malaysia. Kqbar yang diterima Eko, Juwarsih bekerja di sebuah perusahaan.

Eko menjelaskan, Juwarsih diketahui pergi merantau sejak tahun 2005. Keluarga waktu itu tak tahu kemana Juwarsih pergi bekerja. Keberadaan Juwarsih diketahui pada tahun 2011 melalui media sosial. Sebuah akun mengunggah kondisi Juwarsih sakit keras di Malaysia.

“Pihak keluarga sudah berusaha mencari. Karena berangkatnya tidak prosedural, tentu kami kesulitan melacaknya,” kata Eko.

Pada Februari 2021 lalu pihak keluarga kembali menghubungi pihaknya. Bahwa Juwarsih kondisinya sudah sangat parah. Pihak keluarga menginginkan agar Juwarsih bisa dipulangkan untuk dirawat di rumah.

“Tinggal berangkat pulang. Tapi, pada 19 Maret yang bersangkutan meninggal dunia di Selangor, Malaysia,” tandas Eko. (Rhs/SN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here