Wah, Jepara Jadi Pusat Perdaran Sabu-sabu di Jateng

0
117

SHIMANEWS.id, Jepara –  Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, menyebutkan Kabupaten Jepara sebagai pusat peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Jawa Tengah. Itu lantaran banyaknya kasus narkotika yang terjadi di Jepara. Serta banyaknya tersangka kasus penyalahgunaan narkotika merupakan waraga Jepara.

Kepala BNNP Jateng, Brigjen Benny Gunawan, mengatakan selama tahun 2020 pihaknya menangani kasus narkotika dengan tersangka warga Jepara sebanyak 15 orang. Tahun ini, sejak Januari hingga April sudah ada enam orang warga Jepara tersangkut masalah narkotika.

“Di Polres Jepara sendiri ada 59 kasus yang ditangani. Jepara ini pusat peredaran di Jateng. Peredarannya sudah sampai ke desa-desa,” ujar Benny di Pendapa Kabupaten Jepara, Rabu, 28 April 2021.

Dari enam orang tersangka, BNNP Jateng menyita 126 gram sabu-sabu. Kasus terakhir, BNNP Jateng menggagalkan pasokan sabu-sabu menuju Jepara. Sabu-sabu seberat 101 gram disita dari tangan AI dan MM. Kedua warga Jepara itu ditangkap di Kabupaten Semarang.

“Kami tangkap di Kabupaten Semarang saat mereka mengambil (sabu-sabu, red) dan kebetulan akan dibawa ke Jepara,” kata Benny.

Nilai sabu-sabu dari tangan IA dan MM mencapai Rp1,30 miliar. Selain barang bukti sabu-sabu, BNNP Jateng juga berhasil menyita satu kendaraan roda empat dan ponsel genggam.

“Kami meminta semua pihak untuk ikut mengawasi peredaran narkotika di Jepara. Kita harus lebih berhati-hati,” kata Benny. (Rhs/SN)

Tinggalkan Balasan