Warga Balong Tetap Tolak Tambang Pasir Meski Diberi Sogokan

0
314

SHIMANEWS.id, Jepara – Sebagian warga Desa Balong Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara tetap teguh menolak rencana penambangan pasir laut. Meskipun sempat ada orang yang menyogok dengan memberikan uang Rp50 ribu.

Salah satu warga, Dafiq, mengatakan beberapa waktu lalu sejumlah warga mendapatkan sogokan berupa uang Rp50 ribu. Namun, pihaknya belum mengetahui persis siapa pemberi uang itu.

“Kemarin beredar tanda tangan (persetujuan warga Balong, red) diberi uang Rp50 ribu. Masyarakat tidak tahu. Katanya dari orang yang akan ikut pencalonan bupati,” ujar Dafiq, kemarin Selasa, 4 Mei 2021.

Penyogokan itu dampak ketidaktahuan masyarakat pada proyek pengerukan pasir laut yang akan digunakan untuk menguruk proyek tol Semarang-Demak. Pihaknya mengetahui rencana proyek itu baru pada Maret 2021 lalu. Saat ada undangan sosialisasi dari pemegang proyek.

Dafiq mengungkapkan, pengerukan pasir laut itu akan berdampak buruk pada ekosistem laut. Pengerukan pasir itu akan mengancam daratan di bibir pantai. Bahkan, saat ini pun ribuan meter sawah warga telah hilang akibat abrasi.

“Banyak warga yang sawahnya hilang karena abrasi. Ada yang awalnya luas sawahnya hampir 2000 meter. Sekarang tinggal 450 meter. Kalau nanti ada pengerukan, tentu ombak akan lebih besar,” kata Dafiq.

Sebagian besar informasi tentang rencana proyek itu tidak diketahui Dafiq dan massa penolak. Terutama tentang kepastian berapa kedalaman dan kapan pengerukan itu akan dilaksanakan. Termasuk apakah titik pengerukan terdapat terumbu karang atau tidak. (Rhs/SN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here