Salat Jumat Ditiadakan Selama PPKM Darurat

0
220

SHIMANEWS.id, Jepara – Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, akan turut melaksanakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat semala dua pekan mulai 3 sampai 21 Juli 2021. Selama PPKM Darurat salat Jumat di masjid ditiadakan.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jepara, Mashudi, mengatakan kegiatan keagamaan yang mengumpulkan banyak orang ditadakan selama PPKM Darurat. Itu seperti ibadah salat Jumat dan salat Id.

“MUI Jepara konsisten mendukung kebijakan pemerintah tentang PPKM Darurat. Salat Jumat untuk dua pekan kedepan diganti dengan salat zuhur. Begitu juga dengan salat-salat jamaah yang lain,” ujar Mashudi ditemui di pendapa Kabupaten Jepara, Jumat, 2 Juli 2021.

Selain salat Jumat, MUI Kabupaten Jepara juga meminta masyarakat melaksanakan salat Id di rumah. Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dilaksanakan mulai tanggal 21 Juli 2021. Penyembelihan hewan kurban hanya dilaksanakan panitia penyelenggara.

“Pelaksanaan kurban kami minta dialihkan setelah tanggal 20, yakni tanggal 21, 22, dan 23 dengan tetap mengenakan protokol kesehatan. Itu mengingat sampai saat ini masih (zona) merah,” kata Mashudi.

Bupati Jepara, Dian Kristiandi, mengatakan pemerintah Kabupaten Jepara tidak ada kebijakan lain selain mengikuti kebijakan presiden. Pembatasan kegiatan masyarakat akan diterapkan di seluruh wilayah Bumi Kartini, tidak hanya di rukun tetangga (RT) zona merah.

“Seluruh wilayah (pengetatan), kecuali kontruksi boleh tetap berjalan, logistik kebutuhan pokok masih berjalan 100 persen, transportasi dibatasi 70 persen. Pengawasan di lapangan nanti dibantu TNI dan polri,” kata Dian.

Seperti diketahui, Kabupaten Jepara masuk dalam zona merah asessmen tiga. PPKM Darurat dilaksanakan mulai besok, hingga 20 Juli 2021. (Rhs/SN)

Tinggalkan Balasan