Sabu-sabu Diedarkan di Dalam Bambu untuk Mengelabui Petugas

0
53

SHIMANEWS.id, Jepara – Belum genap sebulan Ahmad Syaiful mengedarkan sabu-sabu. Untuk mengelabui petugas, warga Desa Purwogondo itu menyimpan sabu-sabu di dalam potongan bambu.

Di hadapan awak media, Syaiful, mengatakan terpaksa beralih profesi dari pedagang jadi pengedar sabu-sabu lantaran himpitan ekonomi. Agar aksinya tak dicurigai petugas, dia menyimpan sabu-sabu yang diedarkannya di dalam bambu yang di potong kecil-kecil.

“Baru seminggu ini (mengedarkan sabu-sabu). Biar tidak dicurigai,” kata Syaiful saat gelar perkara di Mapolres Jepara, Senin, 23 Agustus 2021.

Syaiful mengedarkan sabu dengan sitem terputus. Yaitu, sabu-sabu yang dia edarkan diambil di suatu tempat tanpa diketahui siapa bandarnya. Kemudian dia kemas di dalam potongan bambu. Lalu diantar ke tempat yang sudah disepakti dengan pembeli dan ditaruh begitu saja.

“Tidak tahu siapa (pembeli). Ditinggal nanti ada yang mengambil,” kata Syaiful.

Kapolres Jepara, AKBP Warsono, mengungkapkan tersangka Syaiful ditangkap di depan salah satu toko di Jalan Raya Margoyoso Kecamatan Kalinyamatan. Sebelum diedarkan, sabu-sabu disimpan di rumah indekos di Desa Pecangaan Wetan.

“Dari hasil interogasi, tersangka menerangkan jika masih menyimpan sabu-sabu di kamar kosnya di Desa Pecangaan Wetan. Setelah kamar kos digeledah, ditemukan barang bukti tas berisikan sabu-sabu, peralatan alat hisap, dan peralatan lain yang disimpan di dalam almari,” kata Warsono.

Dari tersangka Syaiful polisi menyita 53,37 gram sabu-sabu dan uang Rp734.000. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Sayiful dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 Subsider Pasal 112 Ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman pidana enam hingga 20 tahun. (Rhs/SN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here