Cegah Klaster Sekolah, Ketua DPD NasDem Jepara; Edukasi di Luar Sekolah Juga Perlu

0
58

SHIMANEWS.id, Jepara – Aktivitas pembelajaran terbatas (PTM) di jenjang pendidikan dasar hingga atas di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, dihentikan sementara. Itu setelah muncul klaster sekolah di salah satu madrasah tsanawiyah (MTs) di Kota Ukir selama PTM berlangsung. Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Jepara, Pratikno, pun angkat bicara merespon persoalan tersebut.

Di sela-sela kegiatan Jumat Pagi, Pratikno, mengatakan agar peristiwa serupa tak terulang di sekolahan yang lain, maka edukasi penerapan protokol kesehatan (Prokes) tidak hanya di lakukan di lingkungan di dalam sekolah. Tetapi juga harus dilakukan di lingkungan di luar sekolah. Itu seperti edukasi terhadap pedagang jajanan di luar sekolah dan masyarakat setempat.

“Kalau pas kebetulan keliling, ternyata di sepanjang jalan di luar sekolah banyak yang jualan dan disana prokesnya terabaikan. Karena selama PTM ini kan kantin sekolah ditutup dan siswa disarankan bawa bekal dari rumah, tapi praktiknya masih banyak siswa yang jajan. Sebetulnya tidak masalah siswa jajan di depan sekola tapi kan prokes harus diterapkan. Maka edukasi di luar sekolah juga perlu,” ujar Pratikno, Jumat, 24 September 2021.

Masyarakat di sekitar lingkungan sekolah juga harus diedukasi. Baik oleh pemerintah maupun warga sekolah. Sebab, dengan adanya sistem zonasi, maka sebagaian besar siswa berasal dari lingkungan sekitar sekolahan.

“Tiap sekolah mestinya punya Satgas sendiri. Tugasnya ya, mengawasi pelaksanaan Prokes di dalam lingkungan sekolah dan edukasi di luar sekolah. Karena selama PTM terbatas dan PJJ (pembelajaran jarak jauh) jumlah mata pelajaran yang diajarkan kan sedikit, artinya guru yang mengajar dalam waktu yang bersamaan juga lebih sedikit bila dibanding hari biasanya,” kata Pratikno.

Munculnya klaster sekolah saat pelaksanaan PTM juga dapat jidakan kesempatan untu menyadarkan masyarakat. Bahwa, virus korona masih ada belum sepenuhnya sirna. Maka, salah satu cara untuk menyiapkan diri hidup berdampingan dengan virus ini adalah meningkatkan kekebalan tubuh dan kelompok.

“Caranya, salah satunya ya dengan vaksin. Makanya, kami mengajak masyarakat ayo vaksin, ini demi kebaikan bersama,” tandas Pratikno.

Kemudian, Pratikno, menyarankan agar sekolah yang benar-benar aman, guru dan siswa tidak terkonfirmasi positif covid-19, dapat melaksanakan PTM terbatas. (Rhs/SN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here