Lusa, PTM di Jepara Dimulai Lagi

0
164

SHIMANEWS.id, Jepara – Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, memulai lagi pembelajaran tatap muka (PTM). Itu setelah melakukan evaluasi dan bupati Jepara meninjau langsung kesiapan sekolah. PTM akan kembali dibuka pada Rabu, 29 September 2021.

“Alhamdulillah, dari guru dan karyawan sudah menyiapkan fasilitas protokol kesehatan (prokes, red) lebih baik. Maka dalam dua hari ke depan PTM akan kita mulai lagi,” ujar Bupati Jepara, Dian Kristiandi usai meninjau kesiapan PTM di Yayasan Walisongo, Pecangaan Jepara, Senin, 27 September 2021.

Dua hari sebelum PTM dimulai, semua sekolah diperintahkan untuk menyiapkan prokes dengan lebih sempurna. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dan Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Jepara juga diminta untuk mengurus izin kepada Satgas Penanggulangan Covid-19.

“Kedua dinas itu akan berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Jadi semua harus melengkapi persyaratan untuk mendapatakan izin PTM,” kata Dian.

Selain meninjau sekolah, bupati juga mengunjungi salah satu guru yang mengajar di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Muttaqin, di Desa Rengging, Kecamatan Pecangaan. Pihaknya memastikan bahwa guru yang menjalani isolasi mandiri di rumah dalam kondisi sehat dan baik-baik saja.

Pihak sekolah juga sudah mengunjungi rumah-rumah siswa dan guru yang menjalani isolasi mandiri untuk memastikan kondisi mereka sehat.

“Kalau yang guru-guru tiga hari lagi mereka selesai isoman. Sedangkan yang 25 siswa itu hari ini sudah selesai isoman. Mereka sehat semua,” kata Dian.

BACA JUGA: Bupati Jepara; Penghentian PTM Tak Lama

Untuk menghindari kemungkinan adanya kemunculan klaster baru di dunia pendidikan, Dian menegaskan jika nanti ada sekolah yang siswanya terkonfirmasi positif covid-19, sekolah itu harus ditutup sampai masa isolasi mandiri selesai.

“Misalnya ada satu (siswa, red) saja, yang saat dites kok memang mereka terpapar, maka sekolah itu kita tutup. Yang lain tetap jalan. Sepanjang mereka memenuhi (prokes, red). Dan tidak terjadi penularan-penularan di wilayah tersebut,” kata Dian. (Rhs/SN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here